Being Agressive
There was this man, who would leave 20 missed calls in my cell’s lcd. Who kept texting : told to me to wake up and do the prayer, menyelamati puasa-puasaku, asking me to go out with him hundred times though i never said yes *dengan segala janji antar jemputnya, never forget my birthday and all [...]
Low
I really don’t know what to do with my self.
Sedih.
Yang entah mengapa.
Yang entah harus bercerita kepada siapa.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Sedih.
Yang seberapa hebatnya pun aku menahan, air mata nyatanya toh tetap meleleh juga.
Maaf Tuhan, untuk segala perasaan ini!
Panggil aku si kenyi yang sentimentil, sering dan gampang sekali menangis buat hal-hal paling ga penting sedunia. Terlihat kuat dan tegar, tapi sebetulnya fragile dan breakable. Ga suka asap rokok + baunya, ga suka berdulalip ria dengan musik yang du’ tang dumpret lalalala. Anak rumahan yang seneeeng banget main di mall, nonton di bioskop atapun sekedar dari dvd bajakan. Penggemar buku-buku nyeleneh macam Ayu Utami, tapi mampu juga jatuh cinta sama Icha Rahmanti dan Ika Natassa sambil berpetualang bareng Harry Potter atau Edward Cullen. Pencinta gila puisi Sapardi Djoko Damono dan catatan pinggir Goenawan Mohammad. Pemakan cokelat yang cuma berwarna cokelat. Penyanyang semua, keluarga dan sahabat-sahabat dalam hidup. Pemimpi yang sama sekali nggak ambisius. Tukan ngemil. ASTAGOOO!